Mohon Doa Restunya

Tampilkan postingan dengan label Ulasan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ulasan. Tampilkan semua postingan

Bojonegoro Langsung Rapat Umum

Bojonegoro Langsung Rapat Umum


Hari pertama masa kampanye terbuka Pemilu Legislatif (Pileg) 2009 dimulai hari ini (16/3). Di Bojonegoro, kampanye terbuka langsung dimulai dengan rapat umum 17 parpol peserta pemilu. Tak ingin kecolongan, Panwaskab Bojonegoro ancang-ancang untuk memantau segala gerak-gerik massa peserta kampanye. Utamanya, kemungkinan penyeberangan massa kampanye dari satu daerah pemilihan (dapil) ke dapil lainnya.

Ketua Panwaskab Bojonegoro Arief Januarso mengatakan, pergerakan massa peserta kampanye yang menyeberang dapil ini adalah salah satu modus pelanggaran administrasi. "Potensi penyeberangan massa kampanye dari dapil lain ini sangat besar. Untuk itu, kami telah menginstruksikan panwascam dan PPL (panitia pengawas lapangan/tingkat desa) untuk terus memantaunya," ujarnya kemarin (15/3).

Selain penyeberangan massa, lanjut Ayik, panggilan Arief Januarso, modus pelanggaran administrasi yang juga diwaspadai adalah pemakaian kaus parpol. Yakni, sekelompok orang yang memakai kaus satu parpol, sementara parpol bersangkutan tidak ada jadwal kampanye di dapil tersebut. Untuk itu, dia minta panwascam dan PPL segera melaporkan temuan pelanggaran administrasi. Sehingga, panwaskab segera bisa menindaklanjutinya dengan proses hukum lebih lanjut. "Jika pelanggaran administratif, kami teruskan ke KPUK. Jika pidana, diteruskan ke polres." Anggota KPUK Bojonegoro Divisi Kampanye Mundzar Fahman mengaku belum dapat tembusan pemberitahuan dari parpol yang dijadwalkan menggelar kampanye hari ini.

"Secara teori, mestinya kami (KPUK) juga menerima tembusan pemberitahuan itu. Tapi hingga kemarin (Sabtu, 14/3) kami belum menerima. Tapi, mungkin saja para pengurus parpol sudah mengirimkannya ke polres," ujar mantan direktur Radar Bojonegoro ini.

Mundzar menjelaskan, KPUK hanya menjadwal kampanye rapat umum mulai hari ini hingga 5 April. Sehingga, hal-hal di luar ketentuan itu tak diatur oleh KPUK. Sementara itu, untuk hari pertama ini ada 17 parpol yang menggelar kampanye mulai nomor urut 1-18. Kecuali parpol nomor urut 10 karena tidak mendaftarkan calegnya di KPUK katanya.

Sumber :http://www.bojonegorokab.go.id

Readmore »»

KPU Bojonegoro Luncurkan Sukses Pemilu 2009

BOJONEGORO, Sebagai upaya untuk mensukseskan pelaksanaan pesta demokrasi Pemilihan Umum Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bojonegoro Rabu (11/3) meluncurkan "Sukses Pemilu" sebagai media sosialisasi pemungutan suara. Peluncuran itu diikuti oleh gabungan organisasi wanita, Panitia Pengawas Pemilu, Partai Politik peserta Pemilu dan Badan, Dinas, Kantor Lingkup Kabupaten Bojonegoro.

Ketua KPU Kabupaten Bojonegoro Masjkur menyatakan kegiatan Peluncuran Sukses Pemilu 2009 merupakan perwujudan untuk mensukseskan pemilu 2009. "Kegiatan sosialisasi terlambat dikarenakan pelaksanaan pemilihan umum legislatif yang hampir bersamaan dengan pemilihan gubernur dan wakil gubernur. Faktor lain yang menyebabkan kegiatan sosialisasi aturan yang senantiasa mengalami perubahan," katanya

Untuk mensukseskan pemilu pada 14 Maret mendatang, KPU Bojonegoro akan menggelar sosialisasi dengan mengundang parpol dan calon legislatif untuk dapatmensosialisasikan tentang pemungutan suara yang benar. "Ada upaya imbauan kepada pemilih untuk menggunakan hak pilihnya," kata Masjkur.

Sementara itu, Bupati H Suyoto saat mengawali sambutannya menyampaikan bahwa demokrasi bukan barang baik akan tetapi kita semua memerlukan demokrasi. Dan dalam kehidupan demokrasi ini tidak dapat ditolak, karena demokrasi adalah suatu pilihan yang terbaik diantara pilihan lainnya.

Bupati Bojonegoro Suyoto menyatakan demokrasi yang dianut bangsa Indonesia sebagai upaya untuk melanjutkan kehidupan berbangsa dan bernegara untuk mewujudkan kesejahteraan dan kemakmuran. "Demokrasi dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat karena rakyat sendiri yang menentukan sendiri pemimpin untuk jangka waktu lima tahun mendatang. Tanpa Pemilu, sulit meyakini negara akan menjadi lebih baik dan demokrasi ini pun memerlukan biaya yang tidak murah," kata Suyoto.

Menurut Suyoto, untuk mensukseskan pelaksanaan pemilu yang aman, lancar dan berkualitas partai politik peserta pemilu dan KPU harus bertindak jujur dalam setiap tahapan pemilu. Panitia Pengawas Pemilu diharapkan tidak hanya melakukan fungsi pengawasan saja akan tetapi bagaimana mampu mengarahkan pada kehidupan demokrasi yang baik.

"Segenap elemen masyarakat kami imbau harus dapat mensukseskan pemilu dan menggunakan hak pilihnya pada 9 April mendatang," katanya.(kompas.com)

Readmore »»

Apa salah dan dosanya “POLIGAMI’?

Apa salah dan dosanya “POLIGAMI’?

Oleh. M Danial Bustomi

Saat ini gempar-gemparnya orang membicarakan tentang pernikahan kedua Aa Gym(Abdullah Gymnastiar). Kontroversi POLIGAMI kembali dibicarakan, mulai dukung mendukung, kutuk-mengutuk, caci maki dan banyak lagi yang lainnya. Para ibu-ibu yang dulunya ‘ngefans’ berat sama Aa Gym, kini mulai mengutuk dan membenci Aa Gym, kayaknya Aa Gym adalah orang yang paling tidak tahu diri. “ Kok bisa-bisanya seorang yang banyak dikagumi oleh banyak orang tega melakukan poligami? Mengapa Aa Gym tega-teganya menyakiti hati teh Ninih (Ninih Mutmainnah)? Apa kurangnya teteh? Sudah baik, banyak mendukung Aa dan menemani Aa dalam suka dan duka. Apa coba kurangnya?”. Protes para Ibu-ibu yang merasa kecewa dengan sikap yang diambil oleh Da’i kondang tersebut. Negarapun tidak hanya tinggal diam, Presiden SBY (Susilo Bambang Yudhoyono) pun merapatkan hal ini juga ditingkatan nasional, seolah-olah Poligami adalah suatu urusan negara yang amat mendesak. Sedangkan para suami dan hidung belang yang melakukan selingkuh tidak ditindak, bahkan mereka tersenyum sambil mengatakan ke istrinya “Lihat..!!! Aa Gym aja poligami, masak Bapak tidak diijinkan sih, Ma?”. Tidak kalah hebohnya, pertelevisian kitapun sibuk menayangkan Pro dan Kontra Pernikahan tersebut. Yah... itulah fenomena kehidupan masyarakat kita saat ini. Mungkin banyak hal yang perlu kita pelajari dalam fenomena ini.

Pertama, Aa’ Gym juga Manusia. Mungkin kita lupa, bahwa `Aa Gym juga manusia biasa, dia memiliki yang namanya Nafsu, Syahwat dan keinginan. Mungkin jika para wanita mau bertanya dan para lelaki mempunyai keberanian untuk jujur, maka semua akan mengakui jika dia ingin memiliki istri kedua, ketiga, dan seterusnya. Hanya saja mereka punya banyak alasan yang membuat mereka tetap setia dengan satu istri saja. Dengan alasan, Tidak mampu untuk menafkahi, tidak mampu berbuat adil, tidak mampu membagi cinta dan bisa juga karena tidak ingin menyakiti perasaan istri yang setia dan banyak lagi alasan yang lainnya.

Kedua, perbandingan Laki-laki dan perempuan saat ini di Indonesia sudah mencapai 1 banding 9. Mungkin kita adalah orang yang paling risih dengan yang namanya Pelacur walaupun dengan berbagai alasan. Tapi... pernahkah kita berfikir, untuk saat ini saja, satu lelaki punya perbandingan dengan sembilan perempuan. Lalu jika semua perempuan dinegeri ini tidak ingin di`madu` dan kita menolak yang lainnya untuk melacurkan diri, apa solusi yang kita punya untuk mereka? Apa kita minta mereka menjomblo aja sampai tua? sedangkan mungkin mereka ingin juga seperti perempuan-perempuan lainnya yang dapat menyandang gelar sebagai seorang ISTRI, sehingga sering kita dengar yang namanya Nikah Sirri, Istri Simpanan dan banyak lagi yang lainnya. Mau dikemanakan delapan Orang yang lainnya? Mereka juga bagian dari para wanita yang ingin dianggap dan diterima kehadirannya. Tidakkah kita harus menyadari akan hal itu?

Ketiga, ZINA. Saat ini kita biasa dengar yang namanya TTM [Teman Tapi Mesum], SETIA [Selingkuh Tiada Akhir] dan banyak lagi kata-kata yang dibuat untuk mengisyaratkan suatu keinginan akan suatu hasrat. Sebagaimana yang dialami salah seorang anggota DPR kita yang terhormat, dia terpaksa harus mengakhiri karirnya di senayan hanya karena adanya adegan mesumnya dengan seorang penyanyi dangdut. Ini juga harus kita lihat dari banyak sisi kemanusiaanya. Dipihak suami mungkin mempunyai keyakinan kalau istrinya tidak mungkin merestui jika dia harus dimadu dengan wanita lain, maka Sang Anggota dewanpun mengambil jalur pintas dengan melakukan diluar jalur pernikahan. kita juga harus melihat mengapa sang penyanyi dangdut tersebut mengekspos adegan tersebut ke khayalak umum? bisa jadi adanya keinginan untuk dapat status resmi sebagai Istri dari anggota DPR tersebut. Sehingga, betapa sulitnya untuk dapat menghindari hal-hal seperti ini, dan seharusnya wajar saja kalo `Aa Gym menikah lagi dengan meminta ijin Istri yang dicintainya dengan berbagai alasan yang kita tidak bisa hanya dengan menduga-duga saja. Sebaliknya, Sang anggota DPR saat ini pasti merasa malu dan merasa tidak layak sebagai panutan. Hal itu pula akan menggangu kenyamanan hidup istri dan anak-anaknya dimasyarakat.

Keempat, Tentang keadilan. Saat ini para wanita takut akan adanya `madu` dalam pernikahannya dengan alasan Keadilan. Mungkin kita harus bisa membedakan keadilan dengan pemerataan. Pemerataan itu lebih bersikap serba sama, misalnya Istri pertama minta Mobil BMW, maka Istri kedua Juga harus sama. Namun jika keadilan itu lebih bersifat menurut kebutuhan, misalkan Istri Pertama membutuhkan baju ukuran XL karena dia merasa lebih gemuk atau lebih tinggi dan istri kedua yang lebih kurus tidak mungkin juga diberi baju dengan ukuran yang sama, maka istri kedua wajar jika hanya mendapatkan baju ukuran L saja. Jadi keadilan itu menurut porsi kebutuhannya.

Kelima, Tentang Cemburu. Adanya kecemburuan itu wajar dalam rumahtangga, sifat itu memang telah diberikan oleh Allah kepada semua manusia dari zaman Adam hingga kiamat nantinya. Sifat yang lumrah ini terkadang menjadi pemicu akan keretakan rumahtangga. Jangankan dalam rumahtangga, dalam kehidupan sehari-hari saja hal ini sangat mendominasi. Namun jika kita bisa memenej kecemburuan dalam rumahtangga maka hal itu akan menjadi bumbu yang indah dalam mengarunginya. Para istri Rosullulah saja memiliki sifat cemburu dan itupun dianggap wajar oleh Rosullulah. Merekapun dapat menjaga dan mengendalikan hal tersebut, karena istri-istri Rosullulahpun Manusia biasa.

Namun hal ini bukan berarti Para lelaki dan suami bisa melakukan atau melegalkan hal ini seenak hatinya sendiri. Kita juga harus menilik kepada Agama dan kepercayaan kita (Iman). Jika kita merasa mampu dan kita siap dengan semua konsekuensinya dalam lahir dan batin maka tidaklah hal itu bisa dipersalahkan, namun jika kita melakukannya hanya berlandaskan nafsu dan syahwat saja, maka cobalah untuk menghindari hal ini, mengingat suatu pernikahan bukanlah suatu tanggungjawab didunia saja, namun suatu bentuk bangunan Mahligai di Akhitar kelak.

Aa Gym hanyalah seorang manusia biasa, begitupula dengan Teh Ninih. Jadi wajarlah jika Aa Gym menikah lagi, jika dia merasa mampu untuk berbuat adil dan bisa membahagiakan keduanya serta siap untuk mempertanggungjawabkannya kelak. Apalagi kita ini hanyalah para penonton bagi rumah tangga mereka, kita tidaklah tahu ukuran kemampuan Aa Gym dalam membangun mahligai tersebut. Biarlah waktu yang akan mengajarkan kita akan arti Poligami, lagi pula kita tidak bisa mengadili mereka hanya karena suatu pernikahan yang diperbolehkan oleh Agama, Karena Poligami yang dianggap Aib dan hal tabu itu sebenarnya solusi terbaik yang diberikan oleh Allah, demi keselamatan hamba-Nya didunia saat ini maupun diakhirat kelak. Semoga hal ini dapat menjadi renungan bagi kita semua. Wallahu `Alamu Bisshowab.

Readmore »»
 
Mari Bersama-sama kita bangun BOJONEGORO lebih baik.